Rabu, 21 November 2012

Memilih Suami: Pakai Logika Hati?

Tanya:
Saya sedang bingung memilih pria mana yang lebih cocok dijadikan suami. Saya sangat mencintai pacar saya, tapi kami berdua punya sifat dan cara berpikir yang bertolak belakang. Banyak juga sifatnya yang tidak saya suka, terutama sifatnya yang egois dan hidupnya yang semaunya sendiri, tidak tertata. Saya ragu dia bisa jadi pemimpin rumah tangga yang baik.

Sementara ada satu pria lagi yang mengajak saya menikah. Dia orangnya mapan, agamanya baik, pola pikirnya nyambung dengan saya, anaknya dewasa dan bertanggung jawab, tapi saya tidak ada perasaan apa-apa dengan dia. Hanya suka sebatas teman. Yang mana yang harus saya pilih? Haruskah mengikuti hati tapi otak melawan, atau mengikuti logika tapi hati tak merasa?

Leny, 26 tahun


tips memilih suami, cinta, logika, hati


Jawab:
Hai Leny,

Memutuskan menikah janganlah pada saat jatuh cinta, tapi pada saat sedang cinta. Bedanya ada pada penggunaan logika.

Pada saat jatuh cinta (biasanya dalam 6 bulan pertama pacaran) logika seperti lumpuh, segala sesuatu terlihat indah, bahkan berbagai kekurangan pasangan malah terlihat lucu dan menggemaskan. Setelah masa itu selesai, cinta yang ada mulai bisa diajak bicara dengan logika, sehingga penilaian akan sebuah hubungan bisa lebih rasional. Barulah niatan untuk memutuskan sebuah pernikahan bisa diambil dengan segala pertimbangan.

Agak unik saya membaca penilaian Leny terhadap pacar. Punya sifat dan cara berpikir bertolak belakang, banyak sifat yang tidak disuka, dan ragu dia bisa jadi pemimpin rumah tangga. Kira-kira apa yang dimilikinya sampai Leny bisa sangat cinta dan ingin menikah dengannya ya? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan logika dalam hati yang tenang penuh cinta. Bukan hanya cinta pada sang pacar, tapi juga cinta pada diri sendiri, keluarga, dan masa depan yang akan dihabiskan bersamanya.

Di sisi lain ada pria yang mapan, beragama baik, nyambung pikirannya, dewasa, dan bertanggung jawab. Pertanyaan saya sama, apa yang membuat Leny tidak ada rasa dengannya ya? Apapun jawabannya, pernikahan memang tidak seharusnya dipaksakan.

Karena pernikahan tanpa cinta akan membuat hati tersiksa dalam kebersamaan yang tidak diinginkan.

Siapapun yang akan Leny pilih (walau mungkin bukan keduanya), janganlah terburu-buru. Biarkan cinta bicara dengan logika. Tidak seseru saat jatuh cinta memang.

Tapi dalam hidup terkadang tidak seru itu perlu.

Terima kasih sudah berbagi,
Stay In Love


@HilbramDunar
Pembawa acara TV dan Radio
Penulis buku “Plastic Heaven – bukan cinta jika tak meneteskan airmata, karena sedih luar biasa atau bahagia tak terhingga”


Dikutip dari: detikhealth

Rabu, 14 November 2012

Melahirkan Melalui Operasi Cesar Memiliki Resiko Infeksi yang Lebih Tinggi

Melahirkan Melalui OperasiCesar Memiliki Resiko Infeksi yang Lebih Tinggi- Seiring berjalannya waktu, metode melahirkan dengan menggunakan operasi cesar semakin popular dan menjadi favorit. Melahirkan melalui persalinan normal seringkali menjadi momok bagi para perempuan karena takut dengan adanya rasa sakit dan kekawatiran terhadap kemungkinan yang lainnya. Padahal pada dasarnya, melahirkan melalui metode operasi cesar sebaiknya hanya dilakukan dengan alas an atau kondisi medis tertentu. Sedangkan untuk kondisi normal, melahirkan normal adalah pilihan yang terbaik karena resiko infeksi yang jauh lebih ringan daripada proses melahirkan dengan metode operasi cesar.

Sebuah penelitian oleh British Journal of Obstetrics & Gynaecology yang dilakukan baru- baru ini menunjukkan bahwa 1 dari 10 perempuan yang melahirkan melalui operasi cesar telah mengalami luka infeksi yang cukup serius. Sedangkan yang terjadi pada operasi lain serupa seperti histerektomi atau operasi angkat rahim justru hanya 6,6%. Infeksi yang terjadi akibat efek dari operasi cesar bukan hanya menambah masalah kesehatan yang cukup serius bagi sang ibu serta meningkatkan biaya perawatan rumah sakit yang cukup signifikan. Resiko infeksi pada metode melahirkan operasi cesar dapat bertambah tinggi jika pasien adalah penderita obesitas atau kelebihan berat badan dan berusia kurang dari 20 tahun. Riset ini merupakan hasil dari ditemukannya 400 infeksi dari sekitar 4.000 operasi cesar selama tahun 2009. Hasil dari penelitian tersebut detailnya adalah sebagai berikut :
operasi caesar, resiko operasi caesar·         7% dari perempuan yang mengalami infeksi perlu tinggal lebih lama di rumah sakit dan 5% nya membutuhkan operasi lanjutan.
·         Perempuan yang mengalami berat badan berlebih atau obesitas memiliki resiko infeksi yang memburuk hingga 60%.
·         Perempuan berusia di bawah 20 tahun memiliki dua kali kemungkinan mengalami infeksi yang lebih buruk daripada perempuan berusia 25-30 tahun.

Dr. Elizabeth Sheridan, Head of Healthcare Associated Infection menyatakan bahwa perempuan yang memilih untuk melakukan operasi cesar tanpa alas an medis apapun harus menyadari besarnya resiko ini, terutama bila mereka kelebihan berat badan. Menurutnya, perempuan yang mengalami obesitas sebaiknya perlu mengoptimalkan teknik bedah daripada harus menggunakan metode operasi cesar.

Pernyataan dari BJOG Deputy Editor in Chief, John Trop juga menambahkan, “Dengan kenaikan jumlah perempuan yang memilih operasi cesar dan meningkatnya jumlah obesitas, maka masalah ini penting. Infeksi serius pasca bedah bisa mempengaruhi kualitas perempuan dan juga bayi yang baru dilahirkannya.


Cara Mengetahui Pasangan Anda Egois

Dalam sebuah hubungan, keterbukaan dan kejujuran merupakan salah satu unsur penting agar hubungan dapat berjalan dengan baik dan tanpa hambatan. Kedua pihak harus saling mengerti satu sama lain dan tidak boleh egois. Egois atau hanya memikirkan diri sendiri dapat berakibat buruk bagi hubungan Anda. Bukan hanya menimbulkan pertengkaran dan perdebatan dengan intensitas ringan hingga berat, egois dapat membuat Anda stress dan frustasi dalam sebuah hubungan.


Maka dari itu, sifat egois dalam sebuah hubungan patut untuk dihindari. Salah satunya adalah dengan cara mengenal karakter pasangan Anda dengan baik dan menjalin komunikasi yang baik dari awal. Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa pasangan Anda egois? Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengetahui bahwa pasangan Anda egois :


1.     Tidak Suka Berbagi Makanan
Tanda jika dia egois: Jika Anda pergi berdua ke sebuah restoran, maka masing- masing dari kalian akan sibuk dengan makanan di piring masing- masing.
Tanda jika dia tidak egois : Dia akan menawarkan makanan di piringnya untuk Anda dan sesekali menyuapi Anda dengan mesra.

2.     Tidak Menunggu Makan Malam dengan Anda
Tanda jika dia egois: Dia akan tertidur ketika Anda pulang ke rumah setelah seharian bekerja di kantor.
Tanda dia tidak egois: Dia akan menunggu Anda untuk makan malam bersama karena kawatir apakah Anda sudah makan malam atau belum.

3.     Tidak Mau Mengubah Rencana demi Anda
pasangan egois, pacar egois, memlihara hubunganTanda dia egois: Dia tidak mau mengubah rencananya demi sekedar menyenangkan hati Anda
Tanda dia tidak egois: Baginya mengubah rencana untuk menyenangkan Anda adalah hal yang memang sudah biasa dan sesuatu yang memang bisa dikompromikan.

4.     Meninggalkan Anda ketika Terbaring Sakit
Tanda dia egois: Sesekali dia akan meninggalkan Anda ketika Anda sedang terbaring di rumah sakit dengan sikap sedikit tidak peduli dan nyaris tanpa rasa kawatir.
Tanda dia tidak egois: Dia menunjukkan rasa cemas berlebih ketika Anda sakit, dan rela menghabiskan waktu untuk menunggui Anda di rumah sakit. Dia tidak akan meninggalkan Anda kecuali Anda menyuruhnya dan memastikan bahwa ada orang lain yang menjaga Anda ketika ia pulang ke rumah.

5.     Malas Menjemput Anda dari kantor
Tanda dia egois: Dia sedikit malas kalau harus menjemput Anda pulang kantor. Ketika Anda sedikit lama keluar dari kantor, maka dia akan sedikit marah dan kesal.
Tanda dia tidak egois: Dia menjemput Anda dari kantor dengan senang hati. Sesekali dia sambil menawari Anda untuk jalan- jalan terlebih dahulu sebelum mengantar ANda sampai rumah.


Bagaimana dengan pasangan Anda?? Apakah dia termasuk pasangan yang egois?



Jenis- jenis Makanan untuk Meningkatkan Produksi ASI

Meskipun banyak sekali jenis susu formula yang beredar di pasaran, untuk bayi, ASI adalah makanan yang terbaik. ASI sebaiknya diberikan kepada bayi berusia 0-6 bulan secara eksklusif ( tanpa makanan pendamping ) dan dianjurkan hingga bayi berusia dua tahun. Karena pentingnya ASI ini, maka pasca melahirkan, sebaiknya ibu mengonsumsi lebih banyak sayuran dan makanan bergizi, dapat pula ditunjang dengan jenis- jenis makanan yang dapat meningkatkan danmelancarkan produksi ASI. 

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI :


·         Biji Funegreek/ Kelabat
funegreek, makanan asi
Biji Funegreek atau kelabat dipercaya dapat merangsang hormon pertumbuhan payudara dan meningkatkan produksi ASI. Biji-bijian ini adalan sumber yang kaya akan zat besi, vitamin, kalsium dan mineral. Penelitian telah menunjukkan bahwa kelabat merupakan stimulator potent untuk memproduksi ASI yang dapat meningkatkan ASI sebanyak 90 persen.

·         Bawang Putih
ASI, meningkatkan asi, produksi asi, makanan asi, bawang putihBerdasarkan sebuah penelitian yang dikutip dalam Journal of Pediatric Research, bawang putih terbukti ampuh dalam meningkatkan produksi ASI dan menambah nafsu makan pada bayi.

·         Kacang- Kacangan
Berbagai jenis kacang- kacangan, antara lain seperti almond dan mete adalah jenis makanan yang sangat baik untuk meningkatkan produksi ASI. Keduanya kaya akan protein, vitamin dan mineral yang terbukti ampuh meningkatkan laktasi.

·         Makanan Berserat
Jangan lupa konsumsi makanan berserat seperti sayuran hijau dan beberapa jenis sayuran merah. Beberapa jenis sayuran yang merupakan sumber serat sangat baik untuk meningkatkan produksi ASI ibu, seperti bayam, daun katuk, biji- bijian, ubi jalar dan sebagainya.

·         Pare & Labu Botol
pare, asi, penunjang asi, makanan asi
Kedua jenis sayuran ini merupakan jenis makanan yang sangat populer untuk meningkatkan produksi ASI. Keduanya dikenal dengan kandungannya yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.


Kamis, 16 Agustus 2012

Resmi : Van Persie Berlabuh ke Manchester United! Siapa Tersingkir di Barisan Depan?


Resmi: Van Persie Berlabuh ke Manchester United! –setelah terombang ambing dan ramai diberitakan, akhirnya spekulasi tentang masa depan Robin Van Persie terjawab sudah. Salah satu pemain terbaik di tim Nasional Belanda itu kini telah resmi berseragam Manchester United, meninggalkan klub lamanya, Arsenal. Hengkangnya RVP ke Manchester United pun disambut gembira oleh pelatih veteran Setan Merah, Sir Alex Feguson.

Disisi lain, kepergian Robin Van Persie merupakan kehilangan yang mendalam bagi Arsenal. Bukan hanya karena kontribusinya yang begitu besar selama delapan musim berseragam The Gunners, RVP merupakan jendral pasukan Arsenal yang tak tergantikan. Untuk musim lalau saja, RVP berhasil menorehkan 30 gol di ajang Premier League untuk Arsenal. Arsene Wenger pun mengungkapkan bahwa kehilangan RVp merupakan sesuatu yang berat. Wenger pun mengungkapkan, "Sangat sedih kehilangan seorang pemain berkualitas. Tapi kami tidak memiliki pilihan lain mengingat ia hanya menyisakan satu tahun kontrak". Bagi manajemen Arsenal sendiri, melepas pemain berusia 29 tahun ini merupakan opsi yang terbaik karena klub akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari hasil penjualannya. Wenger pun menambahkan bahwa tim nya sudah menyiapkan seorang pemain untuk menggantikan Van Persie.

Roin Van Persie transfer, Kepindahan RVP, Manchester United, Arsenal, Bursa Transfer Bola


Kedatangan RVP selain disambut antusias oleh sang pelatih Manchester United yang memang sudah lama mengincarnya, ternyata juga meninggalkan sebuah masalah tersendiri. Kini barisan penyerang Manchester United menjadi semakin menumpuk. Sebelumnya, Fergi sudah memiliki penyerang- penyerang hebat seperti Danny Welbeck, Javier Hernandez, Dimitar Berbatov, Bebe, dan Federico Macheda. Dengan hadirnya RVP, maka mau tak mau Fergi harus merombak skuatnya. Tiga pemain yang dikabarkan akan tersingkir adalah Dimitar Berbatov, Federico Macheda, dan Bebe. Bahkan sebelum RVP resmi berlabuh di Manchester United, Berbatov sudah sering dikaitkan dengan klub lain karena minimnya kesempatan bermain di Old Trafford. Dia pun siap hengkang jika memang sudah tidak diinginkan lagi.

Berbeda dengan Berbatov, Federico Macheda dan Bebe mungkin akan dipinjamkan ke klub lain seperti musim lalu. Sedangkan Danny Welbeck dipastikan aman karena dia baru saja mendapat tawaran perpanjangan kontrak selama lima tahun karena penampilannya yang cukup gemilang musim lalu. Yang mengejutkan, Javier Hernandez atau yang lebih dikenal dengan Chicharito dikabarkan siap hengkang dengan kedatangan RVP di Manchester United. Ia bahkan meminta agar namanya dimasukkan dalam daftar jual Manchester United. Yang menarik lagi, Arsenal dikabarkan siap merekrut Chicarito untuk menggantikan sang kapten, RVP.