Rabu, 14 September 2011

Hati- hati dengan Struk Belanja Anda!!

 


Hati- hati dengan struk belanja? Struk belanja apa ya maksudnya? Terus apa bahayanya dan kenapa?? Penasaran, mungkin saja seperti itu. Tapi artikel ini akan saya mulai dengan dengan sebuah zat beracun yang kita kenal dengan nama BPA atau Bisphenol A yang biasanya terdapat dalam bahan plastik seperti botol susu atau botol minuman. Zat beracun ini kini ditengarai telah dengan mudah ditemukan dalam struk pembayaran atau struk belanja, bahkan dengan dosis yang cukup tinggi.



Penelitian ini awalnya dilakukan di Amerika Serikat, namun diduga di negara- negara lain juga memiliki kasus serupa terhadap struk pembayarannya. Dalam research nya, tim peneliti Amerika Serikat menguji struk pembayaran dari bahan kertas termal yang berasal dari 22 pusat belanja dan kafe di Amerika Serikat. Tujuannya adalah agar tinta terlihat lebih jelas pada struk pembayaran termal. Hasil dari penelitian tersebut adalah separuh dari kertas tersebut mengandung BPA dalam kadar yang signifikan.

Zat kimia dalam BPA memiliki efek yang buruk bagi kesehatan, khususnya bagi anak muda. Apabila seseorang memegang struk pembayaran yang mengandung BPA ini selama 10 detik, maka ia memindahkan 2,5 mikrogram BPA ke jarinya. Sedangkan jika ia menggosoknya ke tangan, maka akan memindahkan hingga 15 kali lipat.

Sebelumnya sudah banyak juga penelitian yang telah membuktikan bahwa BPA, baik yang terdapat dalam botol susu maupun kertas thermal dapat memicu kanker. Larangan BPA yang terkandung dalam botol susu sendiri juga pernah dikeluarkan oleh berbagai organisasi kesehatan karena terbukti menyebabkan gangguan pertumbuhan perkembangan syaraf. Selain itu, BPA juga memiliki peran memicu masalah kesehatan serius seperti kanker payudara, obesitas dan pubertas dini. Kanada adalah Negara pertama yang sangat peduli pada issu ini dan secara tegas memberikan larangan penggunaan BPA pada botol minum bayi sejak 2008. Meski demikian WHO memberi pernyataan melegakan bahwa senyawa ini dapat dikeluarkan melalui urine. Tapi hal ini tidak boleh membuat kita lengah, karena kadar rendah BPA pun cukup memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

Sumber : Detik Health

Tidak ada komentar:
Write comments

Hanya komentar yang berkaitan dengan artikel/ postingan yang akan ditampilkan